Arti Istilah Terkait Jam Tangan – Arloji

Jam tangan atau arloji adalah gadget kecil yang sarat dengan teknologi. Jika kita ingin memilih atau membeli jam tangan, kita sering menemukan banyak istilah khusus yang sulit dipahami. Kita bisa menemukan istilah-istilah tersebut pada perangkatnya, pada kemasan, brosur, kartu garansi, review jam tangan dll.

arti jam tangan wanitaJika kita tidak memahami dengan baik arti istilah yang terkait arloji atau jam tangan tersebut, bisa-bisa kita salah dalam memilih atau membeli. Nah, agar tidak salah pilih, berikut adalah beberapa istilah yang paling sering kita temukan saat mau memilih jam tangan. 

Alarm : Mekanisme dalam jam yang menghasilkan suara, seperti suara “kring” atau “bip”, pada waktu tertentu yang telah diatur sebelumnya.

Altimeter : Alat untuk mengukur ketinggian dengan mendeteksi perubahan tekanan udara.

Analog : Jam yang menggunakan jarum jam, menit dan detik sebagai penunjuk waktu.

Analog-Digital Watches : Arloji yang memiliki dua display yaitu analog dan digital sebagai penunjuk waktu.

Anti-Magnetic : Jam tangan mekanik biasanya rentan terhadap magnet, karena magnet dapat mempengaruhi keseimbangan dan akurasi waktu. Jam tangan dengan label anti magnetic bisa menahan pengaruh magnet yang berasal dari perangkat elektronik lain seperti speaker, televisi, kulkas dll.

Aperture : Jendela kecil pada jam tangan untuk menampilkan informasi seperti tanggal dan hari, juga sering disebut sebagai dial window.

Applique : Angka, huruf atau symbol lain yang melekat pada dial jam.

Atmosphere (ATM) : Satuan yang dipakai untuk menentukan tahan air, tekanan udara. 1 atm setara dengan kedalaman air 10 meter.

Automatic Watch : Dikenal juga dengan self-winding watch, yaitu jam yang bisa menggerakkan dirinya hanya dari pergerakan kecil si pemakai. Misalnya saat si pemakai sedang berjalan. Jam otomatis yang lama tidak dipakai bisa berhenti, dan perlu digerak-gerakkan untuk me-restart.

Baguette : Model jam tangan wanita yang bentuknya sempit tapi memanjang.

Bezel : Cincin yang melingkari kristal atau permukaan arloji, bentuknya bisa dekoratif atau pun bisa diputar untuk fungsi penunjuk waktu tertentu.

Bracelet : Gelang jam tangan yang terdiri dari beberapa tautan yang saling terkait. Menambah atau mengurangi tautan akan merubah ukuran gelang.

Casing : Bagian dari jam yang berisikan komponen bergerak didalamnya.

Chronograph : Dalam konteks ini, chronograph artinya kemampuan untuk menampilkan waktu dengan fungsi tertentu, misalnya dalam mengukur berapa lama waktu yang dilalui (seperti stopwatch) dll.

Chronometer : Dalam konteks ini artinya jam yang sangat akurat yang telah melewati standar akurasi yang ketat yang dikeluarkan oleh COSC (Control Officile Suisse de Chronometers).

Clasp (Gesper): Bagian pengikat dari gelang jam tangan. Biasa digunakan pada gelang jam tangan kulit atau gelang arloji yang lembut.

C.O.S.C. : Singkatan dari Control Officile Suisse de Chronometers, Yaitu sebuah lembaga di Swiss yang mengatur standarisasi dan menguji status chronometer.

Crystal : Bagian penutup permukaan jam yang transparan, seperti “kaca”, bisa terbuat dari kaca, plastik, atau sapphire sintetis.

Depth Alarm : Sebuah fitur jam tangan untuk mengingatkan penyelam bahwa posisi kedalaman tertentu telah tercapai.

Depth Meter : Dikenal juga sebagai depth sensor, yaitu fitur yang bisa menentukan kedalaman saat menyelam dengan mengukur tekanan air.

Dial : Permukaan jam atau area jam tangan yang biasanya ditandai dengan angka atau penunjuk jam, sehingga kita bisa mengetahui waktu yang tepat terkait jarum jam atau menit.

Digital Watch : Jam yang menampilkan penunjuk waktu dengan angka, dan bukan jarum jam atau jarum menit.

Diver’s Watch : Jam tangan penyelam, biasanya mampu bertahan sampai kedalaman 200 meter atau lebih, permukaannya punya fitur khusus sehingga mudah dilihat.

Dual Time : Jam tangan yang bisa menampilkan zona waktu lain selain zona waktu si pemakainya.

Electronic Watch : Jam tangan yang beroperasi dengan menggunakan tenaga listrik, bukan seperti jam mekanik.

GMT : Singkatan dari Greenwich Mean Time. Standar waktu 24 jam yang mengacu pada Royal Observatory di Greenwich Inggris.

Gold Plated : Jam tangan yang dibuat dari bahan metal kemudian disepuh atau dilapisi emas, ini untuk membedakan dari jam tangan yang sepenuhnya terbuat dari emas.

Handwinding : Jam tangan yang bisa mengkonversi pergerakan tangan pemakainya menjadi sumber energy.

Integrated Bracelet : Model jam tangan dengan gelang yang menyatu dengan casing jam.

Kinetic : Jam tangan dengan gerakan kuarsa (quartz), yang sumber tenaganya berasal dari gerakan si pemakai, bukan tenaga baterai.

Lap Timer dan Lap Memory : Lap Timer adalah fitur pada jam tangan sports yang bisa menghitung waktu sebuah lap dalam perlombaan. Begitu sebuah lap terlewati, dan lap timer-nya di-reset maka ia akan langsung menghitung waktu lap berikutnya mulai dari nol. Kemudian waktu yang sudah dihitung pada setiap lap akan disimpan dalam Lap Memory.

Luminescence : Fitur yang memungkinkan permukaan jam tangan tetap bisa dilihat (dan dibaca) meski dalam kondisi minim cahaya.

Mineral Crystal : sejenis kaca yang lebih tahan gores dibandingkan dengan akrilik.

Military Time : Standar waktu yang membagi sehari semalam menjadi 24 jam, bukan 2 x 12 jam (am dan pm).

Movement : Mekanisme internal yang memungkinkan perhitungan waktu pada arloji tetap terjaga.

Pedometer : Alat penghitung langkah saat berjalan atau berlari

Rotating Bezel : Bezel jam tangan yg bisa diputar untuk melakukan fungsi tertentu, dan tiap fungsi punya tanda atau angka berbeda.

Sapphire Crystal : Kristal sapphire sintetis yang tahan pecah dan tahan gores.

Shock Resistance : Atau tahan guncangan, menurut regulai pemerintah AS, merupakan kemampuan arloji untuk menahan dampak fisik jika terjatuh pada lantai kayu dari ketinggian 3 kaki.

Skeleton Case : Casing jam tangan yang transparan atau tembus pandang dari atas atau bawah serta memungkinkan bagian dalam jam bisa dilihat oleh si pemakai.

Solar Powered : Arloji yang mampu mengisi ulang tenaga baterainya lewat panel surya yg ada pada permukaan jam. Biasanya memiliki pergerakan quartz.

Swiss Made : Jam tangan yg dibuat dan dicek kualitasnya di Swiss dan lebih dari setengah bagian-bagiannya diproduksi di Swiss (Switzerland).

Telemeter : Fitur untuk mengetahui jarak terhadap sebuah obyek dengan mengukur berapa lama waktu yang dibutuhkan suara untuk mencapai obyek tersebut.

UTC : Singkatan dari Universal Time Coordinated yaitu standar waktu yang lebih modern dari GMT.

Water Resistant : Kemampuan jam tangan untuk tidak rusak oleh pengaruh (tekanan) air. Setiap jam tangan hanya mampu bertahan sampai kedalaman tertentu dan ini akan tercantum dalam spesifikasinya.

Arti istilah terkait jam tangan – arloji diatas sifatnya hanya panduan agar tidak salah dalam memilih, bukan dalam pengertian resmi seperti halnya kamus.